E1 atau sirkuit E-1 (Inggris: E-carrier) adalah nama format transmisi digital dengan 30 kanal suara digital berkecepatan 2,048 megabit per detik. E1 merupakan standar yang dipakai di Eropa dan Indonesia. Standar E1 ini ekivalen dengan standar T1 yang dipakai di Amerika. Data maksimum yang dapat di lewatkan pada media trasmisi E1 adalah 2 Mb, dengan membagi ke 32 slot dengan masing – masing 64 kb.
Perbedaannya dengan T1 adalah, T1 menggunakan 24 kanal suara digital dengan kecepatan 1,554 megabit per detik. Saluran ini berbentuk saluran telepon khusus dan digunakan pada awalnya untuk sambungan trunk antar sentral telepon, namun sekarang mulai banyak disewakan oleh perusahaan telekomunikasi untuk jalur komunikasi data.
Setelah memahami seluk-beluk E1, saat ini akan dilanjutkan ke setting controller E1.
Bila pada router anda tersedia 1 buah modul dengan nomor seri seperti ini : VWIC 1MFT-G703, maka angka 1 pada nomor seri tersebut berarti bahwa hanya ada 1 port interface saja. Sehingga nantinya port yang akan disetting hanya controller E1 0/0.
Langsung menuju contoh.
Router#enable
Router#configure terminal
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#controller e1
Router(config)#controller e1 0/0
Router(config-controller)#channel-group 0 timeslots 1-31 speed 64
Kemudian kita cek pada running-config, apakah sudah muncul settingannya.
Router#show running-config
Current configuration : 818 bytes
!
version 12.2
service timestamps debug uptime
service timestamps log uptime
no service password-encryption
!
hostname Router
!
enable secret 5 $1$OESN$DLw4ju5K4e9oGwAiqd21L1
!
ip subnet-zero
!
!
call rsvp-sync
!
!
controller E1 0/0
channel-group 0 timeslots 1-31
!
Dengan status seperti diatas, maka dapat dipastikan bahwa controller E1 slot 0, sudah aktif.
Berikut screenshotnya :

Running-Config

Komentar