Open Shortest Path First (OSPF) is a dynamic routing protocol for use in Internet Protocol (IP) networks. Specifically, it is a link-state routing protocol and falls into the group of interior gateway protocols, operating within a single autonomous system (AS). It is defined as OSPF Version 2 in RFC 2328 (1998) for IPv4.[1] The updates for IPv6 are specified as OSPF Version 3 in RFC 5340 (2008).[2]
OSPF is perhaps the most widely-used interior gateway protocol (IGP) in large enterprise networks; IS-IS, another link-state routing protocol, is more common in large service provider networks. The most widely-used exterior gateway protocol is the Border Gateway Protocol (BGP), the principal routing protocol between autonomous systems on the Internet.(wikipedia)
Kali ini saya akan memposting tutorial Dynamic Routing Protocol yaitu OSPF. OSPF merupakan singkatan dari Open Shortest Path First, dari artinya saja kita dapat mengartikan secara tidak langsung dari makna secara bahasa. Open = Terbuka, dimana Protokol ini terbuka bagi siapa saja.
OSPF merupakan sebuah routing protokol berjenis IGP(Internal Gateway Protocol) yang hanya dapat bekerja dalam jaringan internal suatu organisasi atau perusahaan. Jaringan internal maksudnya adalah jaringan di mana Anda masih memiliki hak untuk menggunakan, mengatur, dan memodifikasinya. Atau dengan kata lain, Anda masih memiliki hak administrasi terhadap jaringan tersebut. Jika Anda sudah tidak memiliki hak untuk menggunakan dan mengaturnya, maka jaringan tersebut dapat dikategorikan sebagai jaringan eksternal.
OSPF merupakan routing protokol yang menggunakan konsep hirarki routing, artinya OSPF membagi-bagi jaringan menjadi beberapa tingkatan. Tingkatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem pengelompokan area.
Langsung menuju tutorialnya :


Komentar