Posted by: Barly Wicaksono | 17 August, 2011

Antara Pahlawan Dan Konsep Keikhlasan

Sering kita perhatikan pada media lokal baik televisi, radio, koran dan lain-lain banyak dibahas tentang pahlawan/veteran yang telah berjuang merebut kemerdekaan dari tangan penjajah baik Jepang, Belanda, Portugis, dll.

Kita semua sangat hafal dan setuju jika para pahlawan telah berkorban baik jiwa, raga dan juga harta yang tak terkira demi sebuah kemerdekaan negara Indonesia. Tapi ada sesuatu yang ingin saya bahas mengenai penghargaan untuk pengorbanan para pahlawan/veteran yang telah berjuang bagi negeri ini.

Setelah membaca sebuah tulisan pada sebuah portal berita, saya mengutip beberapa kalimat yang tertulis seperti ini :

Veteran RI : Kemerdekaan itu adalah bagian dari taruhan nyawa, cucuran darah dan air mata. Ribuan bahkan jutaan pejuang negeri ini yang gagah-berani gugur di medan perang demi satu tekad yakni Indonesia merdeka, berdaulat dan lahir sebagai bangsa yang berharkat-martabat. “Perjuangan mendapatkan kemerdekaan ini dalam artinya bagi kami, namun generasi sekarang seakan lupa dengan itu semua”.

Apakah anda merasa ada sesuatu yang aneh dengan beberapa kutipan diatas?, Saya rasa anda tidak akan menemukan keanehan pada kalimat yang saya kutip.

Saya ingin mereview sedikit mengenai konsep “ikhlas tanpa pamrih” yang diajarkan oleh Guru kita mulai dari SD hingga kita dewasa. Apakah ada yang salah dengan konsep tersebut? atau ada yang dengan sengaja membelokkan dari arti sebenarnya?. Konsep ikhlas tanpa pamrih mengajarkan kita untuk ikhlas dalam melakukan sesuatu tanpa mengharapkan balasan apapun dari orang lain. Bukankah begitu?. Coba anda perhatikan lagi kutipan yang saya sertakan diatas :

“Perjuangan mendapatkan kemerdekaan ini dalam artinya bagi kami, namun generasi sekarang seakan lupa dengan itu semua”.

Menurut anda, apakah kalimat ini bertentangan dengan Konsep “ikhlas tanpa pamrih”?, mengapa kata-kata seperti ini selalu diucapkan oleh setiap veteran RI di Indonesia?. Lalu manakah yang benar, apakah konsep ikhlas tanpa pamrih atau berbuat sesuatu dengan pamrih?.

Menurut saya, baiknya para veteran tidak mengungkit-ungkit tentang bagaimana perjuangan mereka pada zaman kemerdekaan karena dengan sendirinya sejarah akan mencatat semua yang telah dilakukan para veteran perang pada waktu itu. Jika masih juga diungkit-ungkit, terkesan perjuangan sedari dulu hanya ingin mendapatkan sebuah pengakuan setelah negara ini merdeka.

Bukan ingin membela pemerintah, tetapi permasalahannya adalah “pengakuan seperti apa yang diinginkan oleh para veteran?”. Kita hidup bernegara dengan jumlah populasi lebih dari 200 juta jiwa. Apakah bijak, jika terus hanya mengayomi salah satu bagian dari populasi di Indonesia?.

  1. Para guru honorer, terus mengajar demi mendapatkan penghargaan berupa pengangkatan menjadi PNS guru.
  2. Tukang sampah terus membersihkan tumpukan-tumpukan sampah yang dihasilkan demi melanjutkan hidup. Apakah mereka berteriak pada pemerintah mengenai apa yg mereka kerjakan?.

Contoh diatas merupakan salah satu bagian dari negara Indonesia, kurang bijak jika para veteran tidak memperhatikan hal-hal tersebut. Tetapi memang kita sangat mendukung apabila pemerintah menghargai veteran sebagaimana mestinya, namun yang perlu diketahui oleh para veteran adalah :

Pemerintah tetaplah manusia yang tidak luput dari yang dinamakan lupa/khilaf terhadap sesuatu, karena manusia memiliki keterbatasan dalam menghafal setiap sesuatu yang dilakukannya.

Itulah mengapa generasi sekarang seakan lupa dengan perjuangan yang dilakukan para veteran perang, namun jangan lupa jika kita menghargai para pahlawan dengan mempelajari sejarah mereka dan juga mengisi kemerdekaan dengan membela tanah air yang sama-sama kita cintai sebagai bentuk mempertahankan sesuatu yang sudah diperoleh dengan susah payah oleh para veteran.

We always remember you as part of Indonesian journey to the independence day.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: